A Best Friend

25 Jun

Jika trend mayoritas penulis yang ada menjagokan masalah “hati” sebagai topik utamanya, menurut gw pertemanan adalah topik yang ga kalah ratingnya. , hampir seluruh isi didalamnya pasti melibatkan para tokoh teman..tp ini versi gw ya, entah yang lainnya.buat gw, temen2 gw sumber inspirasi terbesar. dari mereka gw belajar banyak, dari mereka gw mencoba hal baru, dari mereka juga gw menceritakan ulang dan mengembangkannya ke dalam tulisan2 gw..entah hanya di blog ini atau tulisan lainnya.mereka pasti ada..di setiap masanya.hadir dengan segala spesifikasi yang berbeda. memenuhi kebutuhan2 didalam diri yang selalu haus untuk dipenuhi.sekarang datang kembali masa yang haus akan pertemanan itu.

bukan untuk mencari yang baru, tapi lebih untuk mempertahankan yang sudah ada.gw mungkin bukan orang yang selalu tertantang untuk menemukan orang baru, selalu mencari2 adakah kesamaan diantara kita berdua. menurut gw seorang kawan akan hadir dgn sendirinya. pasti lo ga bisa ngejelasin knp bisa pertemanan dengan si A bisa tetap bertahan sementara dengan si B tidak, pdhl kalian b3 memulai pertemanan itu pd saat yg sama, mungkin dengan sifat yg juga hampir sama. entah teori ini bnr atau salah, tp mnurut gw itu karena memang masing2 memiliki kutub yang berbeda, sehingga saat berjarak sekalipun kutub itu akan melekat.jd knp gw bsa dekat dgn si A smntara tidak dgn si B adalah krn kita berdua memiliki kutub yg sama. gampangnya,ga ada Chemistrynya deh.

masa2 akhir studi adalah masa terparno gw ttg pertemanan itu. takut meninggalkan, juga takut ketinggalan. dalam novel yg gw baca pernah menyiratkan bahwa perjalanan bisa jd semacam ujian bagi sebuah persahabatan itu sendiri. akan terlihat jelas..mana yg bnr2 menghargai pertemanan dan mana yg tdk. ada smacam sense of belonging deh thd tmn lo itu.jujur, setelah membaca novel itu gw pun selalu berfikir disetiap kepergian gw sama tmn2 gw..mungkin terdengar picik, tapi bnr lho.., berasa deh, mana yg memang bnr2 tmn.cuma malesnya ya lo kayak ga guna aja..ga bsa jaga diri sndiri, meski udah di gagah2in..dibrani2in..dirambo2in..tp ttp aja lo butuh mreka.   “mskipun gw marah gw sebel sama elo, tp pada saatnya pasti gw bakal balik koq sama lo”..mungkin memang bukan kata2 yang bijak untuk diucapkan, tapi mereka tetap ada slalu disana, menunggu kembalinya sang teman. memahami segala kekurangan. meski kekesalan telah mencapai klimaks tertinggi..toh pada akhirnya kurva itu pasti akan menukik kembali ketitik awal dmana sudah habis batas amarah dan berganti dengan segala pengertian.

Terima kasih kalian telah menjadi bagian hidup saya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: